jadi, dari tadi pagi, aku baca timeline di twitter dan banyak menemukan postingan tentang rokok. sebagai manusia yang baru keluar dari goa, aku pun bertanya ada apa dengan hari ini? kenapa semua orang pada ngomongin rokok, ya?

…no. seriously.. why?

.

habis kuliah, aku kembali melihat2 timeline dan menemukan retweetan2 tentang rokok dan beberapa opini orang tentang rokok. well, mostly yang kontra sama rokok.

mereka berpendapat, saya juga bisa.

tapi, yaah, ini pandanganku sebagai perokok. jadi logikaku ya logika perokok.

banyak yang merasa perokok itu merugikan dan ngajak orang mati rame2. sebelum itu, anda ngomong sama perokok yang mana? kalo ngomongin soal perokok tamatan SD sih, sama aja buang2 napas. situ yang bego karena berharap mereka mikir pakai logika dan segala macamnya. yang namanya orang nggak berpendidikan, jelas nggak ngerti tata krama merokok. jadi intinya, PERCUMA MARAH2 KAYAK ORANG STRESS, WONG YANG DIAJAK NGOMONG LOGIKANYA NGGAK NYAMPE.

nah, sekarang perspektif dari perokok yang berpendidikan dan bertata-krama sepertiku *benerin dasi*. orang yang bertata-krama, jelas bakal merokok di daerah2 yang sudah ditentukan. kalau anda ngeliat perokok merokok di tempat yang nggak seharusnya, artinya dia nggak berpendidikan. nah, masalah selesai.

kalau orang sepertiku, jelas ngerokok di tempat2 yang emang tempat khusus buat merokok dan dikelilingi sama perokok2 pula. kalau nggak mau kena asap rokok, ya jangan masuk ke kawasan yang banyak perokoknya. itu mah, situnya aja yang bego. situ yang bunuh diri, terus nyalah2in orang lain. dan kalau misalnya situ jalan di tempat terbuka, ya pake masker. nggak ada perokok pun, itu paru2 bisa dipenuhin sama timbal dari asap kendaraan. which is jauh lebih berbahaya. yang masuk buliran besi, gitu.

 

nah, kalau kasusnya situ yang masuk kawasan perokok, terus situ protes sama asap rokok, ya situ yang sinting. intinya sih, macam adu banyak2an suara. nggak mungkin dong, perokok yang toleransi sama non-smoker yang masuk ke kawasan merokok. sama aja kayak tamu minta tidur di kamar si pemilik rumah. namanya nggak sopan.

kalau kasusnya ada perokok merokok di tempat umum yang ada stiker ‘dilarang merokok’, kan tinggal tegur. kalau nggak bisa ditegur sama situ, kan bisa minta tolong satpam. nggak bisa juga, tegur pake pentungan.

 

intinya, nggak usah mendiskriminasi perokok gitu lah. kalau kasusnya perokok ngajak mati orang lain, kenapa nggak marahin orang2 bermobil? yang pake mobil gede, bensin premium, tapi sendirian. bahkan, lebih parah mereka. dia di ruangan ber-AC, situ yang ngisep asap knalpotnya. padahal lebih rugi kalau ketemu orang2 bermobil. tapi, kenapa marahinnya cuma perokok? karena situ juga pembuat polusi dan pemakai bensin bersubsidi?

heh. kasihan.

.

jadi, kayak yang udah kubilang, kalau merasa terganggu sama asap rokok, ya tegur orangnya. tapi situ juga nggak bisa negur perokok yang lagi merokok di area merokok yang lagi dikelilingi para perokok. itu namanya minta diperkosa rame2.

sebagai perokok, mungkin aku terlihat kayak orang sinting ngomong ginian. iya lah.. namanya juga mempertahankan hak. secara, aku nggak pernah mengingkari hak orang lain. karena aku kalau merokok, ya di tempat yang banyak perokoknya. di area merokok.. khusus!

nggak terima aja, kesannya perokok2 itu kotor, hina, apalah. kenapa? karena diajak mati bareng2? kenapa kok sama pemilik pabrik nggak pernah marah? mereka lebih parah, menurutku.. bikin kalian mati perlahan sementara mereka bersenang2 dengan hasil jualannya.

haha.. lain kali sih, kalau mau ngomong ya jangan seenak jidat.

 

masalah kami mau bunuh diri atau apa, ya urusan kami lah. aku sih, menghargai kepedulian kalian terhadap perokok. tapi, perlu ya, menunjukkan kepedulian dengan mencacimaki seolah2 pingin ikut campur? nggak, kan? kalau mau kami berhenti merokok, coba bantu kurangi stress atau masalah kami. kami juga nggak mau stress kok.

.

…oke, ini ngomong udah mulai ngelantur gara2 emosi.

but i mean it. every single word.

 

ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s