Yak, mendadak aku lagi pingin ngebahas sesuatu tentang alkohol. Nggak ada maksud apa-apa, sih. Cuma tadi pas lagi buka-buka blog, tau-tau muncul satu kata yang indah bagai wahyu dari Tuhan: Alkohol. Ahh, indah sekali.

Oke, as you see, aku itu orang yang sangat sangat sangat suka minum. Walau nggak sesuka ngerokok, alkohol itu menduduki nomor kedua di daftar ‘sahabat’ku. Ketika rokok nggak cukup menemani, aku pun cari alkohol. Keseringan aku carinya whiskey. Aku sudah mengkhianati Sapporoku tersayang dengan Black Label. Ahh.. Sapporo 500 yen ku.

.

Jadi inget. Masih menyangkut pertemuanku dengan Sherly di sevel Sency kemaren. Ditambah dengan single MIKA yang terbaru buat jingle nya bir bernama San Miguel. Karena Sherly itu adalah penggemar setia MIKA dan peminum juga, maka dia carilah itu Miguel di sevel. Dengan bermodalkan KTP punyaku, akhirnya terbeli sudah itu bir.

Begitu minum, si Sherly ngasih feedback di depan mataku dan Bernadeth kalau bir itu enak. Rasanya lembut dan harganya cukup murah.. Rp 18.500, 00 aja. :3 #promosi #mintaGajiSamaSanMiguel

Nah, di sinilah dilemmaku yang berada di antara dua sisi: manusia beragama dan manusia ateis. Kalau ateis, kemaren aku bakal minta punya Sherly setengahnya. Dan kalau beragama, aku harus tahan buat nggak minum bir. Yang menang adalah sisi beragamaku. Karena kuliahku masih dibiayai oleh seseorang yang menginginkan aku jadi orang Muslim yang benar, maka aku pun mengalah. *tatap botol-botol minuman yang kesepian*

Kenapa aku nggak minum? Karena tepat sebulan dari saat itu adalah awal puasa. Katanya, alkohol bertahan di dalam tubuh selama 40 hari. Dan menurut kepercayaan orang Islam, orang yang di darahnya ada alkohol (tentu aja alkohol dari minum2an keras, maksudnya), maka ibadahnya nggak diterima. (…eh, atau itu solatnya doang yang nggak diterima?)

Pokoknya gitu lah.

Jadi, selama 70 hari ini saya mau puasa alkohol. Sayang kan, capek-capek puasa, tapi nggak diterima. #yeePamrih

Dan selama 30 hari puasa, kalian akan melihat Kyle Anak Soleh. Pake peci + baju koko, tiap malem tarawehan, tiap sore baca Al-Qur’an, aksesoris berubah jadi tasbih semua.. pokoknya, Kyle jadi anak soleh deh. *gulung-gulung sarung sambil malu2* #dicekekSarung

.

Udah deh, segitu dulu..

Ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s