Tadi pas ngerokok, mendadak aku berpikir soal agama and about me being Agnostic. Aku berubah opini soal agama. Ada sesuatu yang harus kusampaikan tentang pendapatku mengenai agama biar nggak salah kaprah.

Agama itu bukan sekedar nama, bukan sekedar kepercayaan.. tetapi juga hidup. Memeluk suatu agama artinya berpegang pada sebuah teori dasar untuk menjalani hidup. Dan menurutku, sangat amat penting buat melakukannya. Tapi, tetep, kita nggak boleh ikut campur soal urusan beragama orang lain kecuali kita seagama sama mereka.

Kita jelas ada yang percaya dengan Tuhan.. entah takarannya berapa persen, pasti akan ada masanya kita percaya bahwa Tuhan itu ada. Yang menjadi definisi dasar agama bagiku adalah tata cara menyembah Tuhan kita. Beda agama, satu Tuhan. Tuhan kita rata2 adalah sama. Tapi, agama menyajikan tata cara penyembahanNya.

Dengan memeluk suatu agama, kita pun semacam terikat kontrak antara diri kita dengan Tuhan. Dan bagi yang sudah komit mau memeluk agama apa, kurasa mereka wajib menjalankan tanggung jawab mereka sebagai pemeluk agama. Yakni dengan menjalani segala kata Tuhan. Kalau di Islam, kita menyembah Tuhan dengan solat 5 waktu.. bahkan lebih dari 5, kalau bisa. Selain Tuhan, di Islam juga memiliki seorang panutan, yaitu Nabi Muhammad SAW. Semua yang disajikan agama adalah tata cara untuk menyembah Tuhan, cara mencintai Tuhan dan Nabinya, serta cara kita hidup.

Orang sepertiku, agnostic, cuma tau masalah Tuhan dan hanya percaya bahwa Tuhan itu ada. Tapi aku nggak punya cara untuk mencintai dan menunjukkan kalau aku memang percaya Tuhan. Dan ini memang jalan yang kupilih. I’ll find a way. Dan kalau suatu saat aku menemukannya, aku pasti sudah memeluk suatu agama dengan kuat. Aku orang yang cukup setia dan commit. Dan karena itu, aku harus memilih dengan benar dan berhati-hati.

 

Dan.. dari berubahnya pikiranku ini, aku juga sadar kalau Tuhan selama ini memperhatikanku sampai-sampai aku berubah pikiran begini. Nggak ada angin, nggak ada hujan, tau-tau kepikiran soal ini.

Kemungkinan besar, aku akan tetap memeluk Islam. Tapi aku masih belum yakin karena aku sendiri agak susah mengontrol diri. Alkohol dan rokok udah jadi dasar hidupku. Butuh waktu lama untuk merubahnya. Just hope for the best, okay? Hahaha..

 

Ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s