Setiap manusia pasti punya sahabat. Mau orangnya kayak aku, pasti punya sahabat. Huehuehuehue.. Definisi sahabat itu apa, sih? Bagiku, jelas orangnya mau diajak bantuin nyelesein masalah kita. Kedua, jelas orang-orang yang bisa bikin kita tersenyum setelah dilanda masalah besar.

Nah, di sini, aku mau menyebutkan (bukan mengurutkan) siapa siapa aja yang kuanggap sahabat sesuai definisiku itu.

.

#1 Joanna Trépache

Dia ini suster pirang yang udah kukenal sejak lama. Yaah, temennya mantan, lah. Sering hengot bertiga, terus saya jadian sama mantan, dan dia forever alone. Walau sekarang udah pacaran ama mas-mas, sih. Huehuehue..

Dia ini suster yang cukup unik karena pelitnya naujubilah. Selain pelit, dia juga unjuh unjuh bego minta ditabok. Ada beberapa kali pas ngobrol, dia secara nggak langsung menyatakan dirinya kudet (kurang update). Selain itu, dia juga kadang lebay dan bikin ketawa. Contohnya, convo di ym tadi. Berikut convonya:

Aku: “*selonjoran*”

Dia: “*potong kakinya*”

Aku: “*tatap kaki buntung berdarah2* …KOK DIPOTONG?!?!?!?”

Dia: “KAKIMU KEPANJANGAN! MAKAN TEMPAT!”

Aku: “Yee, gitu.. DASAR NGGAK SOPAN!”

Iya, percakapanku kadang keseringan nggak jelas gitu sama dia. Yaah, seputar roleplay kayak di atas itu. Kadang aku ngebully dia. Kadang dia ngebully aku. And somehow, this is the best way to have a conversation. Made me smile after a horrifying tragedy that happened hours ago.

 

#2 Beber

Kalo yang ini, temen nyebat, temen kuliah, temen curhat, temen segala-galanya. Kemana-mana, sama dia, kalo lagi ada masalah ini-itu dan seputar perkuliahan, ngomongnya sama dia. Dan dia temen dari semester 1 kuliah. Jadi udah cukup lama kenal dan hasilnya, udah deket luar-dalem. Aku tau soal dia, dia tau soal aku. Semua hepi tralala trilili senangnya rasa hati ampela.

Cara kami berinteraksi, jelas dengan ketemu muka (karena temen kuliah), sambil ngerokok di bedeng, sambil cerita. Kadang ngomongin tugas, kadang ngomongin hal-hal random. Kadang ngomongin masalahnya dia. De el el. Macem-macem.

 

#3 Sherly/Memei/Popskii/Mrs. Storyteller

Yang ini sama temen ngerokok juga. Tapi kami nggak sekampus. Jadi ketemunya jarang. Baru akhir-akhir ini aja ketemu secara intens.. dari sore sampai jam 10 malem. Bahan obrolan kami lebih berat dari obrolanku sama Beber. Yang terberat itu pas malem minggu doang (karena sebelum-sebelumnya, main sama Beber, jadi obrolannya ringan). Sama-sama ngobrolin masa sekolah, ngobrolin soal psikologi, ada juga duduk di taman sambil dengerin iPod berdua. Pokoknya romantis deh! *ngomong ala Abege-abege tengil*

 

#4 Astiti/Budhe

Karena biasa dipanggil Budhe, jadi aku nyebutnya Budhe aja, yah?

Kalo Budhe, umurnya jauuuuhhh di bawahku. Baru tahun ini lulus SMA. Hahaha.. beda 5-6 tahunan, berarti ya (23 ke 18)? Dan anaknya berpikiran terbuka dan enak diajak curhat. Tipe-tipe Budhe banget. Walau gitu, anaknya unjuh kalo dijadiin adek. Selama ngechat, rasanya pingin peluk-peluk kayak meluk boneka. *suka meluk adik*

Well, salah satu yang paling berkesan adalah barusan. Kejadian yang masih fresh. Jadi tadi ada sebuah kejadian yang cukup hebat. Dan selama aku terpuruk itu, dia nemenin aku, nyabarin, de el el. Kuajak ngomong dan nggak ngeri ngeliat aku yang udah mulai marah2 psychotic. Hahaha.. *cubit2 Budhe*

 

#5 Rokok

Rokok adalah sahabatku yang udah menemaniku dari aku masih kecil banget. Dia nggak pernah komentar apa-apa dan bisa menemaniku dalam kondisi apapun. Kalau lagi beruntung, kita biasa hengot bertiga sama whiskey atau bir. Ditemani angin sepoy-sepoy di atap pas malem-malem, kami bertiga hengot bersama. Kadang, kalau whiskey dan bir nggak bisa dateng, kita hengot sama kopi. Kadang juga sama teh (teh botol, teh pucuk). Kadang juga sama susu Ultramilk.

Banyak hal-hal yang udah kulalui bersama Rokok. Dan susah untuk menyebutkan kenangan yang paling berkesan. Karena Rokok selalu ada di saat-saat berkesan dan terburuk. I love you, Kok.. :’)

.

Dah, segitu aja. Sahabat nggak boleh banyak-banyak.. susah bagi-bagi kasih sayangnya. :3

Yang ada di sini itu bukan urutan. Cuma nyebutin aja. Karena sebenarnya, nggak ada yang ranking di hatiku kalau soal sahabat. Yaah, paling Rokok yang nomor satu. Habis itu di urutan kedua, manusia-manusia yang kusebutin di atas tadi. Mereka orang-orang yang kuanggap berharga dan kusayang. Dan mereka kuanggap udah tau diriku luar-dalam sampai-sampai bisa kusebut sahabat. :3 Abang loph yu oll..

Ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s