Udah lama banget nggak menggalau. Dulu jaman-jamannya baru kenal Miss, kerjaannya galau mulu. Hampir tiap hari ada postingan baru di blog. Dan itu isinya tentang Miss, tentang cinta, tentang relationship, dan sebagainya. Masa berbunga-bunga.. pertama kalinya jatuh cinta. Ternyata orang kayak saya bisa jatuh cinta juga. Hahaha..

Tapi, lama pacaran, perasaan galau itu hilang. Sering ngobrol, sering telpon-telponan, sering nge-date, dan sering chatting. Galau nggak lagi terasa karena kami rajin komunikasi. Walau kadang ada salah pemahaman, kami akhirnya berantem. Habis berantem, rujuk lagi. Berantem lagi, rujuk lagi. Gitu terus sampai sekarang..

Sekarang galau itu kembali muncul. Kenapa? Karena kami udah jarang lagi berkomunikasi. Dia lagi sibuk-sibuknya sama kerjaan. Dan lebih parah, dia seorang workaholic. Jadi kalau kerja, udah kayak berada di dunia lain. Dipanggil-panggil, disenggol-senggol, nggak akan bergeming dari meja kerja. Kalau dulu, jaman-jamannya masih magang jadi asistennya dia, kalau dia udah apatis gitu, aku tinggal beliin kopi anget. Berdiri lah itu hidung nyium aroma kopi.

Aku sengaja beli kopi 2 cup, maksudnya satu buat dia, of course. Tapi pas dia minta, sengaja nggak kukasih. Pas dia minta, langsung kujawab, “Loh? Bukannya kamu lagi sibuk kerja? Udah, nggak usah beralih. Kopinya buatku aja“. Habis itu dia ngambek-ngambek manja sampai akhirnya kopinya kukasih. Dia kembali dari dunia kerjanya. Semacam dicas lagi setelah berjam-jam kerja non-stop. Iya, habis itu dia kerja lagi.. (…) #sedih

Sekarang, keadaannya beda. Aku nggak lagi jadi asistennya dia karena harus fokus kuliah. Jadi aku benar-benar jarang tatap muka sama dia. Ngobrol pun hampir nggak pernah karena dia late reply mulu. Mending late rep-nya beda 15 menit.. ini sampe 1 jam. Bukan late rep, namanya. – -“

Iya, jadi jarang ngobrol. Ketemu pun jarang karena dia kerja udah 7 hari seminggu. Aku pun harus ngurusin kegiatan Senat dan urusan kuliah lainnya. Jadi, kalau misalnya lagi chatting.. dalam sekali scroll, dateline chattingnya bisa berganti 3 tanggal. Saking jarangnya ngobrol dalam sehari. Kalau dulu, mana pernah terjadi. Mesti 5 kali scroll dulu baru bisa ganti tanggal.

Haah.. selamat datang, galau, my old friend.

Susahnya pacaran sama workaholic.. siap-siap aja diduain sama pekerjaan. Tapi, di situlah letak ujian kesetiaan kita. Kalau kita emang benar-benar cinta, apa kita bisa mengorbankan keegoisan demi terus bersama dia? Demi melayani keinginan dan karakter dia yang seorang workaholic (dalam kasusku)? Apa siap diduakan oleh pekerjaan? Kalau aku benar-benar cinta, harusnya aku siap. Dan aku memang siap. Walau kadang childish kambuh dan suka ngambek karena nggak disapa seharian. Aku sapa dia pun, dianya cuma late reply. *geleng-geleng*

Tapi, ya sudah lah. Kalau dia emang seneng, kenapa nggak? Yang penting dia menikmati kegiatannya. Aku tinggal cari cara lain buat nimbrung di kesibukannya. And hopefully, kejadian setahun lalu terulang lagi. Moment dimana dia ngopi semeja denganku, sambil nemenin ngerokok. Kejadian langka.. seorang boss hangout sama asistennya. Asistennya ngerokok pula. Hahahaha..

.

Ah, sudahlah.. kalau dilanjutin, nanti bisa makin galau. Postingan nggak akan habis-habis.

Ciao!

2 thoughts on “Selamat Datang, Galau

  1. Ah manja luh baru late rep sejam aja udah gitu. Gue kalo smsan sama My Sir pas dia lagi sibuk, gue smsnya hari ini, baru dioa bales besok. *ngetik sambil nyesek*

    Cabal yawh om buye. Cemua akan indah pada waktunya kok. :3

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s