Halo~ saya nulis ini nggak ada topik khusus untuk dibahas. Ini cuma sekedar membunuh waktu aja sambil nunggu kantuk. Masih jam 9 kurang, tadi sore habis ketiduran, jadi ragu kalau malam ini bisa tidur cepet. Hahaha..

Jadi, apa kabar kalian semua yang lagi membaca postingan ini? Sehat? Puji tuhan..

.

Malam ini aku mendapati ada 2 dari temanku yang ikut menulis ‘write to your future self’ habis membaca postingan kemaren. Yaaah, walau postingan saya bukan untuk diri saya di masa depan, tetep aja ngerasa keren karena akhirnya banyak yang ikutan nulis. Lumayan, baca-baca surat orang untuk dirinya di masa depan. Baca apa impian mereka, harapan mereka. Orang kalau udah ngomongin masa depan, apalagi sampai nulis surat untuk dirinya sendiri, biasanya punya semangat dan impian tinggi. Good for your soul. Hahaha..

Kenapa saya nggak nulis buat diri saya di masa depan ya? Well, karena eh karena, saya nggak tau mau tulis apa, sebenernya. Dari surat kemaren, udah tau kan kalau saya bahkan nggak nyangka bakal hidup sampai melewati usia 20. Ya, dan itu kejadian sampe sekarang.. saat ini pun aku masih dihantui kalau aku bisa mati sewaktu-waktu sebelum menginjak umur 24. Hahaha.. agak-agak dark, ya.

Selain itu, saya juga agak-agak malu nulisin visi misi saya. Biarlah surat itu saya tulis tangan dan simpen di dalam sebuah amplop. Aku juga bakal nulis surat buat orang-orang rumah di masa depan. Kayak buat Kai, Dean, dan Dokter. Kalau yang buat mereka, mungkin lebih mirip surat wasiat kali ya? Hahaha

Buat diriku, pasti nggak jauh beda dari kalian. Isinya pertanyaan-pertanyaan apa aku udah bisa mencapai impianku di usia ini, apa yang sedang kulakukan, serta peringatan-peringatan supaya diriku di masa depan nggak menjilati ludahnya sendiri.

Menulis surat untuk diriku di masa lalu juga dipenuhi banyak harapan.. salah satunya adalah surat yang bisa menembus ruang dan waktu. Keren kali ya? Hahaha. Selain itu juga aku melakukannya supaya aku nggak melupakan visi misi dari dulu. Walau pasti ada aja yang berubah, seenggaknya aku nggak mau berubah 180 derajat. Nggak mau menjilati ludah sendiri lah, istilahnya.

Aku juga mau mengabadikan sisi-sisi baik dari diriku yang dulu. At least, yang menurutku baik. Surat dariku, untuk diriku di masa lalu. Dedikasi olehku, untuk diriku yang masih kecil. Kalau aja surat itu bisa menembus waktu, mungkin kecemasanku dulu udah menghilang pas mengetahui aku bisa hidup sampai usia 23 tahun. Tapi, bisa juga kehidupanku berubah begitu membacanya. Hahaha.. waktu adalah sesuatu yang kompleks.

Menulis surat ini juga didasari karena aku pingin balik ke diriku yang dulu. Akhir-akhir ini aku jadi banyak main-main dan lupa diri. Lupa belajar, jadi foya-foya, buang-buang waktu, dan semacamnya. Kalau aku yang dulu, mana pernah begini. Tiap detik sangat berharga. Jadi ini semacam proses mengembalikan tabiat yang sudah terlupakan. Biar nggak lupa diri.. biar nyasarnya nggak kejauhan.

.

Oke, update kegiatan.

Saat ini lagi sibuk persiapan buat UTS bulan Oktober nanti. Dan lagi-lagi, aku lupa buat beli buku. Padahal dari awal semester udah niat mau ngerangkum karena ingatan saya yang abalan ini. Kemaren malam mau beli buku di Bedeng, tapi rupanya lagi ada rapat antar-penjual di Bedeng. Siang ini pun juga lupa. Lupanya dua hal: ngumpulin tugas dan beli buku. Double Kill!

Hari ini kuliah jam 1 ditiadakan karena dosennya mau ke UI. Antara seneng dan nggak. Seneng karena nggak ada kelas. Nggak seneng karena nggak bisa nanya-nanya sama dosen. Tapi akhirnya aku jalan sama temen ke McD cuma buat numpang ngerokok. Tapi yang ada, malah bete akut gara-gara aku dan temen ngebahas mantan. Padahal sudah terlupakan, lalu kenapa kembali? Hiks. Bukan sedih, tapi kesel. Tadi itu bener-bener marah sampai-sampai speechless dan jantung jadi berdebar cepat. Rasanya pingin jedotin kepala orang ke kaca sampai pecah. #serius

Tentang organisasi, Selasa kemarin udah rapat pleno yang pertama. Perkenalan tim redaksi, pembacaan aturan, dan sebagainya. Sampai tadi sore, aku melupakan sesuatu untuk diberitau ke tim. Tapi ya sudah lah, nanti minta korbid-korbidnya aja yang nyampein. Muahahahaha..

.

Oke deh, sekian dulu.

Ciao!

2 thoughts on “Random

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s