Oke, sebelum aku ketiduran dan melupakan niat mulia untuk berbagi kesenangan, lebih baik aku bikin postingan ini sekarang

.

Jadi, di malam minggu ini, aku kembali nista-nista-an sama Sherly di jalan dan rumahku. Si Tante neduh di rumahku sambil nungguin hujan selesai. Tapi, karena emang kalau udah dokem di kamarku kita bisa lupa waktu, maka dengan senang hati aku menunjukkan sebuah video yang asik.

Eits, jangan mikir yang aneh-aneh dulu. Kalau video tetek, aku sama dia udah biasa.. jadi nggak tergolong video yang asik. Video asik yang kumaksud adalah video ini:

Jadi aku dapat video ini dari Kai. Kai dapet dari Dani. Karena kami bertiga sama-sama main musik, khususnya piano dan biola, jadi kami berbagi video permainan piano ataupun biola.. yaah, walau yang sering ngasih link adalah Dani. Tapi.. ya udah lah. #apasih

Igudesman adalah seorang pemain biola dari Rusia. Nama lengkapnya Aleksey Igudesman. Buatku, walau dia performance nya lebih kayak pemain sirkus, tapi aku mengakui kemampuannya bermain biola. Dia itu bagaikan dewa pemain biola. Rata-rata pemain biola di resital-resital bersikap serius, classy, dan cenderung membosankan bagi non pendengar musik klasik. Tapi, dengan pembawaan Igudesman yang comical, non pendengar musik klasik pun jadi bisa menikmati pertunjukan mereka. Walau ada beberapa joke yang membutuhkan pengetahuan tentang musik-musik klasik; kayak pas mereka gonta-ganti musik.

Lalu ada Joo. Hyung-ki Joo adalah seorang pianis. Walau di pertunjukan dia berperan sebagai musisi ‘nggak waras’-nya, tapi dia hebat parah. Aku terkagum pas dia main piano sambil tiduran di lantai. Sama kayak Igudesman, biasanya pemain piano, apalagi piano klasik begini, mainnya serius dan classy. Tapi Joo bisa bikin pertunjukan musik klasik jadi lebih comical dan bagiku, itu bisa dinikmati oleh jenis pasar manapun. Nggak mesti pecinta musik klasik yang bisa menikmatinya.

Kalau dibilang nggak serius atau mempermainkan musik, kurasa mereka sangat serius. Buktinya mereka bisa main dengan hebatnya. Cuma pembawaan mereka aja yang lebih comical dan penuh bercandaan. Kurasa mereka menunjukkan kalau musik klasik nggak mesti dimainkan dengan serius dan membosankan. Buktinya mereka bisa melakukan resital sambil bikin penontonnya ketawa. And believe me, playing music while do that is not easy.

Aku nggak tau apa mereka memiliki haters yang mengira mereka mempermainkan musik klasik. Tapi kalau ada, kurasa kalian harus mikir dua kali. Main musik sambil menghibur penonton itu susah loh. Mereka berdua bisa meraup segala jenis pasar dengan musik klasik. Kalau bilang musik klasik adalah hal yang serius, ya memang serius. Tapi pembawaannya kan bisa dibikin lebih fun.

Orang idealis itu bagus. Tapi nggak selamanya idealisme kita bisa diterima masyarakat luas. Kalau memang idealisme kita diterima, poleslah idelisme itu agar memenuhi keinginan orang banyak atau pasar. Maksudnya? Ya kita tetap mempertahankan idealisme kita, tapi berilah perubahan kecil dalam penyampaian idealisme itu. Sama kayak Igudesman & Joo. Musik klasik memang idealnya dimainkan dengan serius. Dan mereka memolesnya dengan pertunjukan yang lebih comical agar bisa dinikmati orang banyak.

.

Hahaha, jadi promosi. Emang promosi, sih. Aku pingin banyak orang Indonesia tau soal mereka, jadi mereka suatu saat bisa dipanggil dan manggung di Indonesia. Pingin banget nonton konser mereka secara langsung. Hahaha..

Udahlah.

Ciao!

ps: Ini channel mereka di youtube: http://www.youtube.com/user/igudesmanandjoo/about

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s