Akhir-akhir ini aku sering denger ucapan ini di socmed. Khususnya akun-akun yang menyediakan berita. Di awal, aku masih kaget, “Pentil siapa yang dicabut?”, sampai akhirnya aku mengerti kalau yang dimaksud adalah pentil ban. Rupanya Pemda DKI udah mensosialisasikan peraturan nggak boleh parkir sembarangan, atau pentil ban nya dicabut.

Rupanya, kebijakan ini udah sampe di kampusku. Jadi di samping kampusku, yang biasanya penuh sama parkiran mobil, tau-tau jadi sepi. Dan kalau ada mobil nepi sebentar, langsung disamperin satpam. Sampai kemarin, aku masih belum ngeh apa yang terjadi. Aku baru sadar kalau kebijakan Pemda udah sampai di kampusku begitu lihat banner yang digantung di tembok pagar kampus yang berisi peraturan tersebut.

Aku waktu itu lagi duduk di trotoar sama temanku sambil merokok. Lalu terlintaslah hal random di kepalaku yang setelahnya kucetuskan ke temanku ini. Sekarang mobil dan motor sudah diberi peraturan kalau parkir sembarangan pentil ban nya dicabut. Nanti jangan-jangan ada peraturan baru dimana manusia yang duduk di trotoar kayak aku kemarin, pentilnya juga dicabut.

Satpam: “Mas, nggak boleh duduk di sini, Mas

Saya: “Tapi Pak, saya lagi ngerokok. Sebentar ya

Satpam: “Nggak bisa, Mas. Udah ada peraturannya. Mas silakan jalan terus sambil merokok atau cari Parkiran Orang buat merokok

Saya: “Parkiran Orang? Aneh-aneh aja nih Si Bapak

Satpam: “Dibilangin jalan terus, ngeyel banget! *cabut pentilnya*”

Saya: “*jerit-jerit kayak banci*”

.

Ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s