Coba dibaca ini yang pingin coming out sebagai para LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Semoga ada yang menuliskan tentang coming out sebagai Asexual. *lirik seseorang*

Coming out dapat menjadi proses yang kompleks dan kerap melibatkan perasaan bingung, takut, hingga lega. Coming out tidak ada rumus bakunya. Hanya insan terkait yang tahu cara dan waktu yang tepat untuk membuka diri kepada orang-orang yang dicintainya. Kini, ada sebuah situs yang mengumpulkan kisah-kisah coming out, atau ‘melela’ dalam bahasa Indonesia, ke dalam satu wadah.

Melela.org adalah situs berisi kisah dan pengalaman para insan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) Indonesia saat membuka identitas diri kepada orang-orang terdekatnya. Selain memberikan wadah pada insan LGBT untuk berbagi cerita, melela.org bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan kelompok minoritas LGBT di Indonesia. Tidak hanya dari kaum LGBT, Melela.org mengikutsertakan pula partisipasi masyarakat non-LGBT melalui kisah tambahan dari orang-orang terdekat mereka. Dengan begitu, Melela.org dapat menyajikan isu LGBT secara inklusif.

Kata /melela/ sempat digunakan penulis Pramoedya Ananta Toer di dalam novelnya berjudul Bukan Pasarmalam yang terbit pada 1951. Bermakna ‘menunjukkan diri dengan…

View original post 113 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s