Akhir-akhir ini aku lagi seneng nontonin video dari MysteryGuitarMan dan NigaHiga. Karena NigaHiga udah khatam kemaren, jadi aku beralih ke MysteryGuitarMan. You should watch his video. I think he’s a musical genius. Aku kagum sama dia karena dia sering bikin video dari stop motion dan potongan-potongan video. Salah satunya adalah video ini:

.

Anyway, selain ngeliatin video karyanya dia, aku juga nonton Draw My Life-nya. Di sana dia cerita dimana dia belajar buat jadi dokter sampai akhirnya dia harus memutuskan, apa dia harus masuk medical school atau mengikuti passion-nya sebagai pembuat video. Yang pasti, dia ngikutin passion-nya sebagai pembuat video.

Awal karirnya dia juga nggak sebagus yang sekarang. Dia mesti jual barang dulu buat makan, sampai akhirnya ada orang yang suka dengan video-videonya dia dan menawarkan project. Project yang ditawarin ke dia (yang menurutku cukup besar) adalah bikinin iklan buat McDonald’s. Itu keren.

And that makes me realize, kalau menggapai impian itu emang jalannya panjang dan nggak segampang menjalani realita yang udah ada. Kebanyakan orang tua kita menyuruh kita untuk melanjutkan realita yang udah ada karena mereka sayang sama kita. Mereka cuma nggak mau ngeliat anaknya kesusahan dalam menggapai hidup. Tapi bukan berarti itu benar. Membiarkan orang lain menjalani realita yang udah ada instead of mewujudkan mimpinya, bagiku, sama aja kayak memanjakannya.

Hidup di dalam impian itu emang nggak gampang. Namanya juga mewujudkan impian.. mewujudkan mimpi. Mimpi adalah sesuatu yang abstrak, sedangkan realita memiliki bentuk. Yang orang-orang terkenal lakukan adalah memberi wujud pada mimpi. Kenapa mereka terkenal karena bisa mewujudkan mimpi? Karena nggak semua orang bisa melakukannya. Nggak semua orang memiliki kegigihan untuk menantang dunia bersama mimpinya. Ada orang yang emang nggak siap, ada orang yang nggak memiliki keberanian sebesar itu, ada yang emang dari kecil didoktrin untuk tidak bermimpi.

Di dalam mimpi, kita bisa menjadi apa dan siapa saja yang kita mau. Orang lain boleh mencerca, boleh menjudge, boleh berkomentar. Yang menentukan suksesnya kita dalam mewujudkan impian bukan mereka.. tapi reaksi kita dan apa yang kita lakukan. Mau mendengarkan atau keras kepala itu pilihan kita. Karena yang tau jalan menuju realita itu cuma kita, bukan orang lain. Kalau kalian nggak yakin jalan yang kalian tempuh adalah jalan yang terbaik, kalian boleh memilih untuk mendengar komentar orang. Tapi jangan salahkan orang atau marah ketika orang lain menjudge. Kalau menurutku, justru di situ tantangannya.

Kebahagiaan seorang pemimpi adalah ketika dia berhasil mematahkan segala judgement dan komentar yang dilontarkan orang lain terhadap dirinya. Orang lain bilang ‘nggak bisa‘, kita patahkan dan buktikan kalau pada akhirnya kita bisa memberi wujud kepada mimpi kita. Walau dengan jalan yang panjang dan berliku.

.

Akupun bisa dibilang sebagai seorang pemimpi. Sejujurnya, kemaren aku sempet mempertanyakan visi-misiku. Sempet down, sempet depressi, dan aku sempet dibilang ‘nggak kayak Kyle yang biasanya‘ sama Sherly, Kai, dan orang-orang yang udah lama mengenalku. Well, kurasa sekarang aku kembali menemukan semangatku.

Aku sekarang bisa menjawab statement ‘orang ambisius kalau udah ketemu realita langsung kicep‘ dengan mantap. ‘Dude, kalau dia kicep menghadapi realita, dia nggak bisa disebut ambisius‘. Hahahaha! YEAH, MANTAP!!!

.

Off topic.

Aku sebenernya bingung. Kenapa orang ambisisus terlihat jelek? Padahal bagiku, orang yang punya ambisi adalah orang yang hidup. Mereka punya tujuan dan willing dalam mencapainya. Apa orang ambisius terlihat jelek di mata semua orang, atau hanya orang yang terlalu pesimis dalam menghadapi hidup? Idk.

.

Oke, segitu aja..

Ciao!

 

2 thoughts on “Living The Dream

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s