Jaman sekarang, anak-anak sekolahan itu dibagi jadi beberapa kubu. Ada kubu anak-anak populer, ada kubu anak-anak cupu, ada kubu anak-anak pendiam/pemalu/kutu buku, ada kubu anak-anak pinter yang kerjaannya belajar mulu, dan bahkan, ada kubu anak-anak (maaf) buangan. Mau kemana aja, pasti akan selalu ada kubu kalau masa-masa sekolah. Walau kubu-kubu ini nggak akan berlaku lagi setelah kalian kuliah nanti karena semua jenis manusia nantinya akan blend in jadi satu. Masa pengkubuan ini ada karena memang anak-anak sekolahan masih termasuk labil dan butuh pengakuan lingkungan sosial karena baru beranjak dewasa, khususnya anak-anak populer.

Kalau dilihat di tipi-tipi atau film-film, anak-anak populer itu terkesan jahat dan mereka rata-rata adalah anak extrovert. Hate to say this, tapi kebanyakan, memang itu yang terjadi di dunia nyata karena hal yang ada di tipi muncul dari realita yang ada. Biasanya anak-anak populer menjauhi anak-anak cupu karena kebanyakan dari anak-anak cupu dianggap aneh (mungkin) karena kurangnya skill mereka dalam bergaul. Pokoknya kalo di sekolah, suka ngeliat anak-anak yang mengaku populer merasa berada pada strata paling atas.

Aku bikin blog ini buat anak-anak yang mencoba merubah kehidupan mereka dengan memasuki lingkaran anak-anak yang mereka bilang populer. Ada beberapa cara yang kucoba sendiri, dulu, karena aku termasuk anak dari kubu yang isinya anak-anak yang belajar mulu.. anak-anak introvert. Bosen jadi anak introvert, saya nyoba masuk ke lingkungan anak-anak extrovert. Emang nggak langsung diterima, tapi ada beberapa cara yang bisa dipake supaya bisa blend in.

.

1. Tambah pengetahuan tentang pop culture.

Kalian nggak mesti suka, sih. Kalau kalian pingin coba blend in sama anak-anak begitu, kalian bisa mulai dengan melihat pop culture. Mulai dari game yang paling sering diomongin orang, musik, film, buku, dll. Intinya sih, tambah pengetahuan aja buat jadi bahan obrolan. Nggak usah minder pas pertama kali nyoba ngobrol sama anak-anak yang populer itu. Kebanyakan dari mereka nggak jahat. Mereka nggak kenal kalian karena kalian jarang ngobrol sama mereka dan mungkin di mata mereka, kalian kurang menonjol. Jadi, nambah pengetahuan begini bisa dijadiin langkah awal buat ngobrol sama mereka.

2. Jangan berlebihan dalam menunjukkan diri.

Kita boleh mencoba untuk mengikuti style mereka. Tapi jangan over do atau jangan berlebihan. Kalau kalian terlalu berlebihan, justru bakal dijadiin bulan-bulanan karena kalian justru kelihatan aneh. Tetap dandan kayak biasa, yang penting rapi dan nggak bau. Pakai sedikit aksesoris biar nggak sepi-sepi amat, kalau mau jalan sama mereka. Nggak usah takut, kalian nggak akan dianggap cupu dengan dandanan kalian. Yang penting kasual dan nggak kaku. Karena kaku menciptakan berikade dan jarang sehingga orang jadi enggan buat menghampiri kita.

3. Kalau diundang, usahakan datang.

Kalau kalian udah cukup dekat sama teman-teman baru kalian, usahakan datang ke acara-acara yang mereka adakan. Terutama kalau kalian udah diundang. Boleh dateng sendiri, boleh dateng sama temen akrab kalian kalau takut garing. Yang penting, usahakan datang dan jangan ngeles. Kenapa? Mereka mengundang karena mereka sudah menganggap kalian salah satu bagian dari mereka. Menghadiri undangan juga merupakan tata krama dalam bersosialisasi. Sejujurnya, ini merupakan langkah besar kalian untuk menjadi lebih terbuka. Di pesta atau acara yang mereka undang, kalian bisa lebih bersosialisasi dan kenal lebih banyak orang. Isi obrolan pas di acara ini bisa tentang pop culture atau kegiatan yang kalian pandang menyenangkan.

4. Jangan kaku.

Kayak yang udah kubilang, kaku menciptakan berikade dan jarak. Sejujurnya, aku kalau berhadapan sama orang kaku itu nggak nyaman. Kenapa? Karena kesannya nggak mau didekati. Jadi, cobalah untuk jadi lebih santai dan kasual. Kalian bisa mengutarakan beberapa candaan yang kalian pandang lucu. Asalkan jangan internal joke antara kalian dengan teman akrab kalian (karena mereka yang bukan dari lingkaran kalian nggak akan mengerti dan kalian akan dianggap freak yang menyebalkan).

5. Jaga sopan santun.

Kalian diundang adalah langkah awal yang baik, tapi kalian belum menjadi bagian penting bagi mereka. Ibaratnya, status kalian baru ‘kenalan’. Karena masih berupa ‘kenalan’ dan belum ‘akrab’, maka sangat disarankan untuk menjaga sopan santun. Misalnya, kalau kalian mau bercanda, jangan pakai panggilan akrab yang mereka gunakan untuk satu sama lain. Apalagi panggilan itu berunsur makian (tapi dianggap candaan). Kalau mereka yang mengatakan itu ke satu sama lain, memang terdengar sebagai candaan. Tapi, kalau kalian yang mengatakan, sebagai kenalan, maka akan terdengar offensive atau menyinggung.

6. Banyak bertanya.

Orang akan merasa terhormat kalau kita cukup banyak bertanya tentang mereka (asalkan jangan masalah pribadi). Misalnya, tanya mereka dari sekolah mana sebelumnya, kegiatan apa yang lagi mereka geluti saat ini, apa hobi mereka, dsb. Biasanya mereka akan bertanya balik tentang kita. Yang perlu kita lakukan adalah menjawab seperlunya saja. Hal ini membuat mereka lebih mengenal diri kalian lebih jauh dan menambah rasa akrab. Apalagi kalau ternyata kalian punya kesamaan dalam hobi.

7. Bawa kamera.

Kebanyakan anak populer itu banci foto. Jadi, untukku dulu, kamera adalah jimat paling berharga dalam mendatangi acara-acara mereka. Kenapa? Ketika mereka melihat kalian membawa kamera, mereka akan minta difoto. Atau kalau nggak ada yang minta foto, kalian bisa menawarkan jasa kalian buat memotret. Dan mereka akan dengan senang hati mengiyakan.

Setelah acara selesai, biasanya mereka akan meminta kalian untuk mengupload foto mereka di socmed. Ini kesempatan kalian juga buat menambah koneksi dan keakraban. Jangan lupa ditag itu poto.

8. Ikutan berpose.

Jangan cuma jadi orang di belakang kamera. Sesekali ikutan foto bareng sama mereka biar mereka inget wajah kalian. Dan nggak usah kaku pas difoto. Bergaya sedikit, senyum dikit, dan menggila sedikit. Suatu saat foto itu bakal jadi kenangan berharga buat kalian.

9. Jujur.

Jujur di sini bukan berarti blak-blakan mengatakan apa yang kalian rasakan dan apa yang seharusnya menjadi privasi kalian. Jujur di sini berarti kalian mengatakan nggak tau kalau nggak tau dan jangan sok tau. Nggak usah malu buat bertanya dan di’senggol’ dikit soal ketidaktahuan kalian. Jelasin aja kenapa kalian nggak tau soal itu. Itu lebih baik daripada kalian harus berpura-pura tau.

Jujur di sini juga bisa berarti jujur pada diri kalian sendiri. Mungkin ada beberapa style dari mereka yang nggak cocok dengan kalian. Dan kalau kalian nggak suka, kalian harus mengakuinya. Nggak usah memaksakan untuk mengikuti gaya hidup mereka. Kalian bukan mereka, dan nggak punya kewajiban untuk menjadi mereka.

10. Jangan lupa menyapa.

Karena kalian udah kenal, jangan malu buat menyapa waktu kalian ketemu. Sekedar lambaikan tangan dan bilang ‘hey’. Harus rajin-rajin nyapa biar nggak terkesan sombong dan sulit untuk dihubungi.

.

Anyway, ini saya ngepost blog How To keliatan banget ya, nggak ada topik pembicaraan lain. Hahaha..

Oke lah, semoga How To-nya membantu. Ada yang berdasarkan pengalaman pribadi, ada yang berdasakan pengalaman temen. Jadi, kayaknya bakal berhasil buat kalian yang emang punya kemauan. Hahaha..

Ciao!

2 thoughts on “How To Blend In With Your Popular Friends

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s