Hai, udah lama banget nggak update blog. Udah hampir sebulan ya nggak ngepost apa-apa. Hahahaha.. Terakhir-terakhir pun aku cuma ngupdate soal foto-foto nggak jelas yang kupost dari Path. Di sini sih, terakhir tanggal 18 bulan kemaren. Gomenasai~

So yeah, I’ve been so busy lately. Ngurus kuliah and shit. Ditambah, semester ini aku ditarik masuk Senat FE buat mengetuai majalah Senat lagi. Kemaren aku jadi wakil ketua dengan status pemred, sekarang jadi ketua.. dan tetap memegang status pemred. Jadi sibuknya dabel, bikin konsep, ngurus anak buah, rapat kerja, and shit. Walau sibuk, tapi seneng kok. Hahahaha..

Yaah, kegiatan tahun ini beda sama tahun lalu. Kalau yang kemaren kami hanya bekerja sesama anak Senat FE, sekarang staff-ku digabung sama anak BPM dan Himpunan Mahasiswa FE. Dalam masa jabatan ini, aku kembali ngurusin 2 edisi. Edisi pertama masih bekerja dengan status ‘acara Senat FE’, tapi edisi kedua aku harus bergabung dengan anak-anak BPM dan Himpunan Mahasiswa.. jadi statusnya berubah.. jadi ‘acara FE’. Which is lebih berat karena ketuanya tetap aku, cuma tim redaksinya nambah. Saat ini aku lagi mengetuai 28 orang (termasuk aku), dan mungkin nanti aku harus mengetuai sekitar 50 anak karena tim jurnalistiknya digabung.

Semua konsep udah ada di kepala, sih. Udah kebayang nanti sistem kerjanya gimana dan apa-apa aja yang harus diurus. Ditambah, kali ini aku nggak mau ini jadi sekedar acara.. aku mau majalah ini jadi sumber income buat seluruh panitia. Jadi aku harus banyak-banyakin koneksi buat pencarian dana; nyari sponsor dan nawarin jasa pemasangan iklan di majalah ini.

Tahun kemaren sih, kami dapat surplus, jadi tim redaksi dapet semacam ‘upah’. Tapi, kemaren menurutku upahnya masih terlalu sedikit.. kali ini, aku mau upahnya besar. Makanya, aku mau meminimalisir cost dan memperbanyak pemasukan. Lumayan juga kan kalau bisa surplus lima juta, terus dibagi-bagiin ke tim redaksi. Satu orang bisa dapet berapa tuh? Hahahaha..

Bukan cuma itu. Kemarin-kemarin ini aku menemui Wadek 3 dan membicarakan sistem kerja, dia maunya gimana, and shit. Rupanya, aku dan Wadek 3 satu visi.. kami sama-sama mau mendirikan satu kantor redaksi majalah FE di kampus yang bisa self-funding. Lebih spesifiknya (untuk visi-ku), aku mau majalah FE ini jadi semacam satu unit kerja dimana yang bekerja adalah mahasiswa FE yang punya minat jurnalistik. Nggak, beda sama UKM dan organisasi mahasiswa.. aku mau mahasiswa jatohnya jadi kayak magang atau internship yang dibayar. Kurang enak apa, coba? Nggak usah capek-capek cari pekerjaan di luar kampus, nggak perlu ngeluarin uang transport buat bolak-balik rumah-kampus-tempat kerja karena kantornya nanti akan ada di gedung FE. Untung banyak, kan?

Aku udah minta satu ruangan ke Wadek 3 untuk tempat kerja kami. Yaah, walau beliau nggak bisa menjanjikan, tapi beliau akan mengusahakan untuk mencari satu ruangan khusus untuk tim redaksi majalah ini. Nanti sistem kerjanya juga harus lebih serius, bukan sekedar kayak panitia acara atau apa.. tapi bener-bener kayak apply kerja. Harus melampirkan CV, melalui proses wawancara dan penilaian layak untuk jadi sebuah tim redaksi. Karena aku mau majalah ini jadi majalah yang kredibel dan sebuah tim se-elit Senat FE.

.

Bagi sebagian orang, visiku ini muluk-muluk. Tapi menurutku, nggak. Kenapa? Karena aku udah tau konsepnya, borok-boroknya, untungnya.. semua hitung-hitungan itu udah ada di kepalaku dan aku udah punya beberapa plan dan cara untuk mengatasi masalahnya. Jadi.. nggak bisa dibilang muluk-muluk lagi. Aku yakin, asal aku cerdik, pasti visiku berhasil. I always get what I want. Heuheuheu..

Tapi, in all seriousness, waktu wawancara Senat kemarin, visiku dianggap muluk-muluk. Aku yakin mereka nggak tau apa yang bisa dibilang muluk-muluk. Dibilang muluk-muluk kalau misiku ngawang. Masalahnya, misiku nggak ngawang.. based on true event. Memang begitulah cara kerja tim redaksi majalah, sistem pendapatan dan pengeluarannya, dan segala macamnya. Is it muluk-muluk? I think not. Muluk-muluk is for optimist.. I’m a realist. #eaaa #sombong

.

So, yeah.. itu yang terjadi dalam sebulan ini. Selain itu, aku juga sibuk ngurusin administrasi kuliah dan pacaran. Jadwal baru ketemunya akhir-akhir ini.. jadi sibuk pacarannya baru sekarang.. itupun baru bisa pacaran setelah nyolong-nyolong waktu kosong karena aslinya aku juga lagi masa-masa sibuk parah. *nasib duo workaholic*

Nah, berdasarkan itu.. mungkin aku bakal jarang update blog lagi. Entah kesibukan ini akan berakhir kapan.. walau aslinya aku nggak mau kesibukan ini berhenti. I am happy to be busy.

…Damn.. I really am a workaholic. *baru sadar*

.

Ah, sudahlah.. segitu dulu update-annya.

Oh iya, aku berencana melebarkan lahan distribusi majalah FE kami dengan menggunakan koneksi majalah anak FH. Mereka bakal mendistribusikan majalah mereka ke ITB, IPB, UNJ, dan berbagai universitas lainnya. Kalau ada yang tertarik memasang iklan di majalah kami, bisa mengirimkan email ke kylenasution@yahoo.com untuk informasi lebih lanjut. Nanti kita bicara soal harga dan layout-nya.

THANK YOU~

Ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s