Oke, satu lagi blog yang mau kupost sambil nunggu kantuk. Dan mumpung inget juga karena kejadiannya baru banget.

Jadi, kemarin pacar datang untuk menjenguk. Sempet ngobrol-ngobrol sebentar sampai akhirnya topik pembicaraan habis. Dan kebiasaanku muncul.. akupun membuka sesi ‘feedback’ sama dia. Yaah, simply sesi yang cuma nanya, “Apa yang nggak kamu suka dari aku? Dan apa yang kamu suka dari aku?“. Masing-masing dari pertanyaan ini dapat satu jawaban menarik. Tapi aku cuma mau bahas pertanyaan dari ‘yang kamu suka dari aku’, karena jawaban yang satu lagi jawabannya pendek banget.

.

Jadi, di dalam jawaban itu, dia bilang, “I like your confidence. Aku ngeliat banyak orang yang mengatakan kebenaran, tapi nggak ada yang seberani kamu“. Dan mendengar jawaban ini, bikin aku jadi mikir. Karena aku juga sering dengar kalau orang yang benar biasanya juga ragu untuk mengatakan kebenaran. Which is kinda ridiculous for me.

Tanggapanku cuma satu: kalau memang benar, kenapa harus takut?

Aku bukanlah orang bodoh yang asal mengeluarkan statement. Setiap statement yang kuutarakan pastinya udah kupikirkan terlebih dahulu, aku juga punya referensi pendukung dari sumber yang reliable juga. Makanya aku berani mengeluarkan statement dan merasa pede. Nggak takut salah? Nggak. Kalau salah gimana? Ya udah, people make mistakes. Yang penting, kesalahan yang kubuat bukan karena kecerobohanku dalam menganalisa informasi. Kalaupun ada kesalahan, biasanya karena referensiku kurang. Tapi kalaupun referensiku kurang, aku pasti meletakkan ‘kalau nggak salah’ di akhir statement-ku.

I think, smart people should stop being so insecure about their statement. People make mistakes, nobody’s perfect, shits happen. Nggak ada yang perlu disesali dari itu dan nggak perlu merasa malu hanya karena sebuah kesalahan. Malulah karena kita tau mana yang benar, tapi nggak mengutarakannya. Ini namanya The Art of Forgiving Yourself.

.

Dunia ini butuh orang-orang pintar yang berani dan pede sepertiku. Ya, orang-orang pintar aja nggak cukup.. orang pintar ada dimana-mana. Tapi, orang pintar yang berani dan pede? Jarang. Kebanyakan justru orang bodoh yang berani dan pede.

Kenapa dunia ini butuh orang-orang seperti itu? Karena saat ini dunia membutuhkan kepastian. Kalau orang pintar dan benar tidak angkat bicara, keadilan nggak akan bisa ditegakkan. Akan makin banyak kekacauan. Makin banyak orang bodoh yang menguasai dunia. Karena, kalau orang pintar dan benarnya aja nggak pede sama statement sendiri, kepada siapa mereka harus percaya?

Dunia sedang kacau. Mereka frustasi.. karena nggak ada yang bisa mereka percaya. Makanya, aku memilih untuk jadi seperti ini.. walau awalnya aku juga takut untuk mengutarakan statement karena takut salah. Tapi, begitu sadar apa yang dunia butuhkan, ya aku menelan rasa takut itu bulat-bulat and face it like a warrior. Ada yang nggak setuju? Sini, berdebat buat. Ada yang nge-hate? Tinggal patahkan argumennya. Ada yang mematahkan argumen? Katakan maaf, lalu perbaiki statement dengan memperkaya referensi.

Hidup itu simpel.. kenapa harus dibikin rumit?

.

Ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s