Oke, curhat sedikit. Boleh lah, sekali-sekali blog ini dipake buat curhat-curhat nggak penting. Heuheuheu

Bosan? Kenapa judulnya bosan? Karena abang sekarang lagi bosan. Bosan dengan segala rutinitas, bosan dengan segala hal yang awalnya diminati semacam ngeblog. Dan pas lagi bosan begini, jatohnya jadi nggak produktif. Berharapnya sih ini cuma karena fase Sunday Afternoon aja. Kenapa? Karena emang setiap hari Minggu aku menghabiskan waktu di rumah seharian for my resting day. Dan karena emang pada dasarnya aku orangnya suka bersosialisasi, jadinya resting day terasa begitu membosankan sampai-sampai bisa badmood.

Kebosanan ini ternyata begitu serius sampai-sampai kehilangan tujuan hidup. Rasanya, apa yang dulu menjadi cita-cita jadi nggak begitu menarik lagi untuk dijadikan cita-cita. Contohnya, keinginan besar buat ambil S2, terlibat dalam berbagai proyek, atau sekedar mengerjakan tugas kuliah dan tugas organisasi. Semua jadi terasa plain dan kayaknya nggak worth untuk dikerjakan.

Mungkin di luar sana ada juga orang-orang yang mengalami hal yang sama. I’ll try to find some solution so you can get out of it. Because I know how horrible it is to be trapped in this kind of situation. Situasi kayak gini juga bisa dianggap sebagai depressi, mungkin. Tapi tahap yang lebih mengerikan.. tahap dimana bunuh diri aja bukan suatu big deal. Kenapa lebih mengerikan? Karena jatohnya kita jadi kayak zombie. Mungkin, zombie pun masih ada tujuan.. yaitu makan otak manusia (as I see in films).

.

Se-nggak produktif nggak produktifnya aku, minimal aku menghasilkan satu tulisan di blog dalam seminggu. Tapi, coba lihat, akhir-akhir ini aja udah makin jarang ngepost. Bersyukur aja ini ada yang bisa dijadikan bahan tulisan. Sebelum-sebelumnya bener-bener nggak ada bahan. Mau nulis ini-itu juga rasanya kayak, “Ah, yang ini bukan bahan blog yang enak untuk dipublish“. Karena pikiran itu muncul berulang-ulang setiap mau menjadi produktif, akhirnya nggak menghasilkan apa-apa.

Stage ini cukup mengkhawatirkan, sih. Karena, yang pertama, kita jadi zombie. Kedua, kita jadi kehilangan identitas diri. Aku selama masa-masa nggak produktif ini selalu mempertanyakan siapa diriku, apa yang kuinginkan di dalam hidup, apa kontribusiku terhadap lingkungan, dll. Di saat ini, aku bahkan nggak tau perananku di dalam hidup. Aku harus jadi siapa? Jadi Abang Kyle yang biasanya meladeni orang-orang curhat kah? Atau terus-terusan jadi Abang Kyle yang anti-sosial?

Nggak, aku nggak mau terus-terusan menjadi anti-sosial. Aku sadar kalau stage ini mengkhawatirkan dan aku mau berubah. Kuharap, orang yang juga merasakan hal yang sama juga menyadari kalau stage ini adalah stage yang mengkhawatirkan sehingga kalian punya keinginan untuk berubah.

.

Jujur, sebenarnya aku kangen masa-masa dimana aku jadi tempat curhat orang. Senang rasanya ada yang datang kepadaku, curhat, dan aku memberi solusi atau sekedar menemani orang-orang kesepian di luar sana. #ceilah

.

Ah, kusudahi aja tulisan gabut ini.

Ciao!

2 thoughts on “Bosan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s