Hal yang paling kusuka ketika aku sudah memproduksi sesuatu adalah feedback atau lebih tepatnya, kritikan. Kemarin, setelah mengeluarkan cerita Jonathan setelah sekian lama vacuum, aku meminta pendapat sahabatku tentang ceritaku. Karena dia adalah seorang fast reader, jadi dia membaca cerita yang kubuat dalam setengah jam hanya dengan waktu lima belas menit. Pedih? Yha, lumayan. :’

Setelah selesai membaca, dia bilang padaku, “Aku merinding bacanya. Aku terbawa suasana. Bagus pemilihan kata-katanya.“, di dalam chat Line. Mendengar feedback seperti itu, aku jadi semakin bersemangat untuk menulis. Minimal, ketika aku tau ada yang membaca ceritaku dan senang membaca ceritaku, hal itu bisa kujadikan sebagai bahan bakar semangat menulis. Aku jadi semakin tertarik untuk melanjutkan cerita Jonathan hingga akhir. Tapi mungkin, untuk akhir cerita tidak akan kuposting di blog lagi. Hehehehe~

.

Karena sudah memasuki topik menulis, aku jadi meminta kesan pertamanya ketika membaca blogku. Aku hanya ingin tau apa yang dipikirkan oleh orang-orang tentang tulisanku sebagai blogger kacangan yang memiliki tulisan tak menentu, alias tidak memiliki tema blog seperti blogger professional.

Kritikus gila.“, ucapnya menjawab pertanyaanku. “Isinya kritikan yang kalau orang yang tidak cukup pintar membacanya, mungkin persepsinya akan melenceng. Dan dari tulisanmu, kelihatan kalau kamu orangnya suka membaca.“, lanjutnya lagi.

Aku yang memang pada dasarnya penasaran tentang apa yang orang lain pikirkan tentang tulisanku, terus bertanya lebih detil. Aku mempertanyakan maksud ucapannya serta istilah-istilah yang ia gunakan.

Kalau dari cerita-cerita sama curhatan kamu, kamu itu orangnya pemalu. Pikiran kamu luas dan terlihat banyak pengalaman.

Dibilang pemalu, aku langsung gigit bantal.

.

Feedback untukku begitu penting. Selain sebagai bahan bakar semangat, feedback kujadikan sebagai titik acuan untuk mengukur kemampuanku sendiri. Biasanya, untuk titik acuan, aku bertanya pada mereka yang memang pintar menulis atau biasa menulis blog. Karena mereka lebih mengerti soal teknik menulis dan EYD. Sedangkan yang kujadikan bahan bakar semangat adalah pembacaku dari kalangan manapun; Entah mereka adalah orang awam ataupun penulis professional.

Kalau mengingat soal feedback, aku jadi teringat blogku pernah dikunjungi oleh Dokter Ferdiriva Hamzah, penulis buku CADO-CADO. Feedback yang diberikan memang bukan tentang teknik menulis, tetapi tetap saja itu bisa membakar semangatku. Seorang penulis buku membaca blogku, itu adalah suatu kehormatan. Qu senang, qu bahagya.

CADO-CADO 1, 2, 3.

Intinya, aku senang menerima feedback yang sifatnya membangun (ya iyalah!). Karena, jujur, aku ingin sekali menjadi seorang penulis professional. Entah itu penulis artikel, blog, atau buku sekalipun. Aku ingin menjadi seorang penulis professional yang bisa menginspirasi banyak orang.

.

And.. speaking of inspiring people, sahabatku juga mengatakan kalau aku bisa menginspirasi orang adalah sesuatu yang amazing. Meski begitu, aku tidak tau kapan orang terinspirasi olehku, bagaimana ciri-ciri orang terinspirasi, dll. Yang aku tau, orang suka membaca tulisanku, that’s it. Aku tidak terpikir sampai tahap dimana pembacaku merasa terinspirasi olehku. Aku bahkan meragukan kalau ada orang yang bisa terinspirasi olehku.. terutama melalui tulisanku.

Tulisanku berantakan dan kebanyakan isi blogkku adalah curhatan. Apa yang ada di dalam sini tidak lebih dari sebuah catatan. Catatan kecil tentang kehidupan. Entah inspirasi seperti apa yang didapatkan.. tapi yang jelas, aku senang jika blogku bisa menjadi panutan. #heyItRhymes

Tapi, mau bagaimanapun, tetap yang menginspirasiku adalah pembacaku dan kehidupan orang-orang di sekitarku. Kalau saja nggak ada mereka, aku tidak akan menulis dan tidak ada bahan tulisan. Jadi, thank you for inspiring me.

.

Mungkin, sekian aja blogku. Udah nggak tau mau nulis apa lagi. Otak lagi nggak bisa diajak kerjasama untuk menulis.

Ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s