Jadi beberapa hari yang lalu, Sherly main ke rumah gue karena gue lagi gabut. Salah satu ritual kami pas dia main ke rumah gue adalah berdiam diri di depan laptop, sibuk sama kegiatan masing-masing. Setelah sekian lama, lihat jam, sudah larut, maka dia antara pulang atau nginep di rumah gue. Tapi, beberapa hari yang lalu itu kami melakukan sesuatu yang beda.

 


Gue sama dia bisa dibilang udah lama nggak ketemu karena gue lagi sibuk ngansos. Akhirnya kita banyak cerita buat catch up kondisi masing-masing. Salah satu hal yang bisa gue omongin adalah keributan yang terjadi antara Louis sama salah satu ‘adek’ gue. Mereka sempet sindir-sindiran dan berakhir dengan Lou yang nge-block seluruh akun ‘adek’ gue ini dari mana-mana.

Dari situ, entah gimana caranya kami tau-tau sampai pada obrolan fans karbitannya MIKA yang kemudian diikuti dengan marathon nontonin video konser-konsernya MIKA sampai subuh. Sejak konsernya dulu pas tahun 2013, kita jadi sensian sama ‘fans-fans’ barunya MIKA. Pasalnya, rata-rata dari mereka bukan suka MIKA karena warna musik aslinya, melainkan karena MIKA waktu itu lagi eksperimen sama warna musik yang lebih masuk ke pangsa pasar umum. Which (kinda) sounds horrible to us. Gimana nggak, bagi kami, warna musik MIKA itu adalah salah satu hal yang bikin MIKA unik sehingga musiknya bukan untuk konsumsi umum (Iya, kita agak merasa eksklusif karenanya).

Karena pembahasan inilah kami mulai ranting di kamar gue tentang fans-fans barunya MIKA. Dimulai dari gimana mereka suka musiknya MIKA karena MIKA ‘nyetel’ musiknya sehingga sesuai dengan selera pasar – dengan elektro sounds, duet dengan penyanyi-penyanyi well-known, and shit – sampai ‘Lo bukan fans-nya MIKA kalau…’

Nah, di sini gue mau bahas beberapa alasan gue menjadi MIKAfreak dan beberapa hal yang perlu kalian tau untuk jadi MIKAfreaks. Jangan ngaku-ngaku sebagai fans-nya dia kalau cuma tau soal lagunya dan demen ngeliatin muka gantengnya.

.

MIKAsounds is what makes him unique, what makes him different, what makes him exclusive. Gue suka gimana dia memadukan lirik yang dark dengan music yang colourful, ditambah dia selalu memasang hook di setiap lagunya. Lagu-lagu itu akhirnya jadi terdengar satir dan psychopatic, tapi catchy. Coba sebutkan lagu apa aja yang gue maksud?

.

Kalian nggak bisa disebut fans-nya MIKA kalau nggak kenal dengan The Penniman Family. Minimal kalian harus tau DaWack and Joannie Penniman. Kalian juga nggak bisa disebut fans-nya MIKA kalau nggak tau personel band-nya MIKA (Yeah, MIKA has a band that he always bring to each of his concert). Kalau kalian bisa ngasih nama personel band lamanya dia + position-nya, dan bisa ngurutin nama-nama The Penniman Siblings sesuai urutan lahir, gue baru percaya kalau kalian fans-nya MIKA.

Kalau kalian bisa nyebutin nama anjing-anjingnya MIKA, plus point for you.

.

Sebagai penikmat fashion, wardrobe-nya MIKA selalu berhasil bikin gue sakit hati. Outfit-outfitnya dia selalu terlihat eksentrik, flamboyan, dan one of a kind. Kalau lo bisa jelasin dari mana datangnya outfit-outfit itu secara lengkap, another plus point for you.

.

Banyak banget yang perlu kalian pelajari sebelum men-declare diri kalian sebagai fans-nya MIKA. Dan gue yakin, bukan cuma fans-nya MIKA doang yang begini terhadap fans baru idolanya. Tapi kalau kalian bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan gue di atas, congrats, you’re a MIKAfreak.. Silakan bikin account di web MFC.

Jujur, gue udah bertahun-tahun ranting soal MIKA, gue belom sepenuhnya tau soal seluk-beluk kehidupannya MIKA. Buktinya gue sampai sekarang belum pernah lihat bokapnya MIKA (Bodo amat, Kyle).

Udah ah, gue nggak mau ngasih tau lagi apa yang perlu kalian tau. Cari sendiri dah informasi sebanyak-banyaknya biar lebih kenal MIKA. Yang pasti, kalau kalian suka MIKA karena lagu-lagu barunya, I cannot trust your statement until you answer all of those questions correctly.

Oh, ada bonus questions:

  1. Lollipop ditulis untuk siapa? (Ini lumayan gampang, jawabannya gampang dicari)
  2. Billy Brown itu terinspirasi dari siapa? (Mpus, kalau jawaban ini susah dicari)
  3. Kenapa MIKA ditulis kapital semua instead of Mika? (Kalau yang ini, selamat ngubek-ngubek pelosok internet aja deh. Nggak semua MIKAfreaks tau soal ini, termasuk Sherly kemaren)

.

Ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s