Hai, seharian ini gue tidur sampai 12 jam lebih. Sekarang badan gue pegel-pegel dan mood gue berantakan. Untuk merayakannya, gue mau memberitahukan jenis tulisan baru gue yang bernama Dream Journal kepada kalian.

Beberapa hari yang lalu, gue terpikir untuk membuat tulisan dengan tema mimpi atau bunga tidur. Dream Journal merupakan tulisan tentang mimpi-mimpi yang gue dapat ketika gue tidur yang dikemas dalam bentuk jurnal. Gue terpikir untuk membuat Dream Journal karena gue teringat Ted Mosby dari serial TV How I Met Your Mother yang selalu mencatat mimpi-mimpi yang ia ingat. Dan gue pikir, seru juga kalau gue tulis mimpi-mimpi itu dalam bentuk jurnal seperti Ted. Selain itu, gue merasa mimpi bukanlah sekedar mimpi. Kadang, mimpi itu menggambarkan keadaan alam bawah sadar, kondisi psikologis, atau bisa jadi firasat terhadap sesuatu yang akan terjadi di masa depan. Oleh karena itu, gue mau membuat Dream Journal ini dan ingin berbagi pula dengan kalian, para pembaca blog gue yang tampak seperti hantu.

Well, banyak juga blogger yang suka menuliskan mimpi yang mereka dapat di blog mereka. Hanya saja, mereka menuliskannya seperti narasi sambil lalu daripada seperti jurnal. Dimana mereka hanya menuliskan mimpi-mimpi yang menurut mereka memberi perasaan aneh atau mimpi dengan visualisasi yang absurd dan menarik untuk diceritakan. Sedangkan apa yang mau gue tulis di Dream Journal lebih ke arah segala mimpi – mau itu tampak normal buat gue atau nggak memberi kesan apapun.

Gue akan berusaha untuk terbuka dalam mimpi ini. Mimpi yang mengandung makna emosional, unsur erotis, mimpi buruk – semuanya akan gue tulis di sini dengan detil-detil yang gue ingat. Sebelum gue tulis di blog, mimpi itu akan gue catat sesegera mungkin di media-media yang bisa gue temukan; entah itu di notes HP, secarik kertas bekas, atau di buku coret-coretan gue. Baru setelahnya nanti gue salin ke blog dan gue tulis semenarik mungkin. Gue berharap, dengan menuliskan mimpi-mimpi gue, kalian akan merasa terhibur atau bisa pula membantu gue memaknainya.

.

Sebenarnya, gue tertarik untuk menuliskan mimpi yang gue dapat ketika gue tidur karena, bagi gue, mimpi adalah suatu misteri. Terkadang, meski mimpi itu tampak normal, gue selalu mendapat kesan mistis – entah itu karena orang-orang yang terlibat di dalamnya atau karena alur yang bikin mikir. Satu hal yang semakin mendorong gue adalah kenyataan bahwa waktu itu, gue dan beberapa anak-anak SEPENA memiliki mimpi yang nyaris sama, dengan alur yang sambung-menyambung, dan berisi orang-orang yang sama. Meski terdengar konyol, tapi setelah mendengar kisah itu, gue jadi bertanya-tanya, penasaran, dan terdorong untuk menggali makna mimpi yang gue punya. Siapa tau, di salah satu mimpi itu gue mendapat ide cerita atau hidayah. Siapa tau…

Barusan juga gue melakukan research kecil-kecilan di Google untuk melihat bagaimana bentuk Dream Journal pada umumnya dan bagaimana cara terbaik untuk menulis Dream Journal. So far, apa yang gue lakukan sudah sesuai step-step yang dianjurkan. Tambahan untuk gue mungkin hanya kedisiplinan dimana gue harus rutin menuliskan mimpi yang gue dapat agar menjadi suatu kebiasaan yang produktif. Satu hal lagi – dari anjuran di internet – adalah menuliskan interpretasinya sesuai interpretasi gue atau interpretasi mimpi pada umumnya (yang bisa ditemukan di internet juga).

.

Setelah gue perhatikan, Dream Journal juga merupakan hal yang umum dilakukan orang. Tetapi, mungkin, bedanya dengan gue adalah mimpi yang mereka tulis di jurnal merupakan hal yang private, sedangkan gue dengan gamblang menuliskannya di blog. Gue tau, menuliskan mimpi di blog itu ada pro dan kontranya. Beberapa ada orang yang berpendapat bahwa dengan menuliskan mimpi di tempat umum, artinya kita membeberkan kelemahan atau rahasia terpendam kita kepada orang asing. Tapi, ya sudahlah, gue nggak terlalu mempermasalahkannya.

Sedikit banyak, gue juga ingin menganjurkan kalian untuk membuat Dream Journal atau sekedar menuliskan mimpi-mimpi yang memiliki kesan tersendiri di blog kalian. Hal ini juga terasa efektif apabila kalian sedang merasa stress atau merasa ada masalah – karena mimpi dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan terpendam kalian. Dan seperti yang sudah gue bilang, bisa jadi mimpi kalian menjadi sumber informasi tentang apa yang akan terjadi di hidup kalian (semacam firasat). Kenapa? Karena gue cukup sering mendapat mimpi yang ternyata memberitahu soal apa yang akan terjadi di masa depan. Memang detilnya nggak selalu akurat, tapi biasanya secara garis besar, sama.

.

Mungkin itu saja yang bisa gue tulis mengenai Dream Journal yang akan gue publikasi beberapa saat lagi. Gue baru menuliskan 4 entry di notes HP – lumayan untuk update beberapa hari ke depan.

Ciao!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s