Jadi gini, tepat setahun yang lalu gue beli domain, dan kayak yang udah gue bilang, dari gue masih aktif ngeblog, gue udah pingin beli domain sendiri. Tapi, setelah beli, ide nulis gue mendadak menghilang secara ajaib. Wow. Apa yang terjadi?

Sebenernya, bukan minat nulis gue yang turun, sih. Cuma minat ngeblog aja yang hilang. Sekarang, semua tenaga menulis gue kerahkan ke tugas-tugas kuliah yang emang proyeknya adalah nulis berhalaman-halaman. Satu kelas targetnya bisa bikin tiga chapter atau tiga judul cerita, jadinya tenaga dan ide gue habis dipakai buat nugas. Gue mau masukin tugas ke blog juga rasanya deg-deg-serrr karena dari awal kuliah sampai sekarang udah mau kelar semester pertama, problem gue cuma satu: grammar.

HAHAHAHA sedih, yak? Tapi nggak apa, yang penting ceritanya cocok dengan selera temen-temen sekelas. Ditambah lagi, problem gue cuma grammar yang bisa di-proofread juga (bukan di masalah ide atau pembawaan cerita). Jadi, gue rasa, yaa.. lumayan lah ya. Toh, problem grammar juga dihadapi kawan sesama international student yang non-english speaker.

.

Nah, mumpung bahas sekolah, biar gue sekalian update di blog gimana kegiatan sekolah gue berlangsung.

So far, it’s good. Dosen-dosen puas dengan hasil kerja gue walaupun gue termasuk mahasiswa gaib yang eksistensinya hanya dilihat dari tugas yang dikumpulkan. Dosen-dosen di sini juga toleransinya tinggi dan sangat fleksibel. Emang beneran nggak salah gue milih kampus ini, hahahaha..

Kenapa gue bilang gitu?

Sebenarnya, ada peraturan yang mengharuskan gue untuk hadir di kelas sebanyak 80%. Tapi, karena ada beberapa masalah, akhirnya absen gue jebol. Dosen dari awal minta supaya mereka dikabari ketika kami nggak masuk, akhirnya gue selalu ngabarin kalo gue kagak masuk. Dari situ pula, mereka ngasih gue update soal tugas-tugas (termasuk deadline-nya) — dan dari situ pula predikat ‘mahasiswa gaib’ gue muncul.

Gue sebenarnya nggak terlalu tau apa yang akan terjadi kalo kehadiran gue berada di bawah 80% di semua kelas. Gue tau kalo mereka bakal ngelapor ke imigrasi, tapi ya gue udah bodo amat. Gue pada dasarnya udah pernah berhadapan dengan kasus kayak gini, jadi gue udah tau seluk-beluk dan apa yang harus gue lakukan. Jadi, kalo ada hal buruk akan terjadi cuma karena masalah kehadiran, ya gue udah punya solusi.

Tapi, so far, dosen-dosen gue nggak ada yang mempermasalahkan kehadiran gue. Ini yang gue maksud dengan toleransi tinggi (soalnya alasan gue nggak masuk sungguh masuk akal di mereka, makanya kagak recet). Dan yang penting bagi mereka adalah gue ngumpulin tugas supaya bisa mereka nilai, jadi ya gue fokus ke tugas walau nggak masuk.

Di lain kasus, yang membuat hari-hari gue semakin berat adalah roKOK GUE UDAH HABIS ANJIR. JADI GUE KUDU BELI ROKOK SINI UNTUK BERTAHAN HIDUP. SELAIN MAHAL, ROKOK MEREKA JUGA TIDAK SEENAK TEMBAKAU YANG DIBUMBUI CENGKEH. JADI GUE SEDIKIT TERSIKSA DI SINI, TERIMA KASIH.

Tapi untungnya, di city ada yang jual Gudang Garam Surya walaupun harganya nggak ngotak. Isi 20 batang, harganya 28 dollar. Gue mau mati aja. Dan, iya, karena alasan ini pula gue memutuskan untuk kembali hidup di Indonesia.

Rokok ibaratnya adalah nyawa kedua gue yang mencoba membunuh nyawa pertama gue. Jujur, gue susah jadi produktif tanpa rokok. Bisa aja gue produktif tanpa rokok, tapi ya gue nggak akan puas sama hasil karya gue. Jadi, buat apa? Well, I have to pay for productivity, right? In different way, of course.

It might seem depressing and pathetic to some people, but, if you really know what grinds your head to be productive, you know what I’m going through. So, because of that, I’d rather live in a country that provides my fuel in a really really really cheap price.

.

Udeh, gitu aja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s